Liga BnR Sumatera 2013, Bangkitnya Harimau Sumatera

Standar

naskah & foto : prayogi waluyo

Ketua BnR di tujuh Provinsi Sumatera siap menggelar Liga BnR Sumatera selama tujuh seri.

Ketua BnR di tujuh Provinsi Sumatera siap menggelar Liga BnR Sumatera selama tujuh seri.


Mana sih jago-jago handal milik kicaumania Sumatera? Pertanyaan ini lebih tepat dilontarkan beberapa tahun silam. Sebaliknya akan menjadi bumerang apabila dilontarkan saat ini. Sejarah perburungan di negeri ini telah mencatat, sejak dua tahun silam jago-jago milik kicaumania Sumatera telah menancapkan bendera kemenangan di even nasional

Kini kicaumania Sumatera bersama jago – jago handalnya tak patut lagi dianggap sebelah mata. Ibarat harimau Sumatera, mereka siap menerkam untuk menduduki posisi kejuaraan bergensi di gelaran even nasional. Bukti kemenangan sudah ditunjukkan saat gelaran paling spektakuler di negeri ini yaitu Presiden Cup II tahun 2011 silam.

Predikat juara umum bird club dan single fighter berhasil diraih Team Sumatera dan Kadafi SF. Jago-jago handal dari Sumatera berhasil menduduki kejuaraan di kelas Murai Batu, Kacer, Kenari, Lovebird dan Cucak Hijau. Tak terkecuali di kelas Kapas Tembak. Setidaknya separuh lebih kelas yang dibuka panitia kalah itu berhasil dikuasai. Itu bukti riil prestasi yang telah ditorehkan kicaumania Sumatera.

Tak sekadar sebagai jago bertandang ke even yang digelar di luar Sumatera, mereka juga bertekad mengudang para sahabat kicaumania di seberang untuk berkenan bertandang digelaran akbar yang bakal digeber di Bumi Sumatera. Harapannya sebagai ajang menjalin tali persahabatan supaya makin erat.

Even akbar bertajuk Liga BnR Sumatera bakal digeber sebanyak tujuh seri di tujuh Provinsi yang ada di Sumatera. Even yang memiliki visi misi menyatukan dunia perburungan di Sumatera ini merupakan gagasan segar dari tokoh-tokoh perburungan di tujuh provinsi di Sumatera.

Untuk merealisasi sekaligus membahas konsep serta teknis Liga BnR Sumatera, mereka mengadakan pertemuan dengan Bang Boy. Pasalnya figur Bang Boy dunia perburungan cukup terbukti berperan aktif membuka pintu untuk Sumatera berkibar di blantika perburungan nasional.

Tokoh-tokoh perburungan dari beberapa provinsi di Sumatera pun akhirnya berdialog dengan Bang Boy di Sheraton Hotel, Bandara Soekarno – Hatta beberapa pekan lalu. Hasilnya mereka sepakat bekerjasama dengan Yayasan BnR Pusat untuk menggelar Liga BnR Sumatera sebanyak tujuh seri yang digelar di tujuh provinsi.

Sejalan dengan gelaran Liga BnR Sumatera dan perkembangan dunia perburungan di Bumi Sumatera kedepannya, mereka juga sepakat diadakan diklat juri muda BnR. Pasalnya juri BnR Pusat lebih didominasi juri-juri berasal dari Jawa. Sementara juri BnR di Sumatera sangat minim bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhan juri ketika ada gelaran lomba yang menggunakan jasa dari juri BnR.

Sedangkan kicaumania Sumatera sangat haus dengan lomba yang dikemas secara profesional seperti yang biasa dilakukan BnR Pusat di pelbagai daerah di Indonesia. Setidaknya kicaumania Sumatera juga ingin punya juri yang telah mendapat pelatihan dari BnR Pusat. Terlebih lagi menimbang BnR Sumatera sudah dibentuk dengan memiliki cabang di tujuh provinsi.

Fenomena tersebut sangat dipahami Bang Boy yang sangat peduli terhadap perkembangan dunia perburungan di negeri ini. Alhasil Diklat Juri BnR Angkatan IV 2013 pun digelar selama empat hari di Universitas Malayahati, Bandar Lampung, Sumatera. Sedikitnya 27 peserta dari daerah di Sumatera, Kalimantan Timur dan Jabodetabek. “ Juri –juri muda tersebut yang akan menjadi penerus panji BnR di Sumatera khususnya,” kata Ketua BnR Sumatera, M. Kadafi SH. MH saat membuka acara Diklat Juri BnR Angkatan IV 2013.

Sementara Bang Boy secara singkat mengatakan, sejak awal BnR berdiri ia beropsesi Sumatera harus bisa nomer satu di blantika perburungan nasional. Sumatera sudah tidak patut lagi dijadikan nomer dua. “ Saya ingin kembangkan Sumatera melalui BnR secara otonomi seperti halnya BnR mengembangkan sayapnya untuk memajukan dunia perburungan di Jawa,” ujar Bang Boy.

Masih kata Bang Boy, namun yang lebih diutamakan adalah konservasi. Sebab penangkaran dalam perkembangan dunia perburungan kedepan akan menjadi pilar yang menopang sendi-sendi perekonomian. Penangkaran sudah menjadi bisnis yang menguntungkan selain turut peduli menjaga kelestarian satwa di Bumi Indonesia. “ Oleh karena itu saya sangat berharap kepada seluruh cabang BnR di semua daerah termasuk Sumatera untuk melakukan penangkaran,” ujar Bang Boy saat ditemui di bandara Soekarno – Hatta pekan lalu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s