Sumatera Team Merajalela di Presiden Cup

Standar


Naskah & foto : Kiriman Yudi —
Kehadiran BnR dengan gebrakan lomba-lomba spektakulernya, salah satunya Sumatera yang menjadi target utama untuk mengangkat pamornya, terutama di murai batu dan kacer. Gelaran-gelaran spektakuler dengan hadiah besar sering kali dilakukannya. Al hasil animo kicaumania lebih meningkat lagi dan lebih banyak lagi bermunculan burung-burung handal.
Sumatera yang dulu sering dikalahkan jawara-jawara dari Jawa, bahkan even di tempatnya dikalahkan. Tak heran Sumatera menjadi di nomor duakan dan selalu kalah bersaing dengan jawara-jawara dari pulau Jawa.
Pelan tapi seiring dengan animo kicaumania yang terus meningkat, bahkan keberanian mentransfer jawara-jawara handal, berefek positif dalam perkembangan dunia perburungan di Sumatera.
Jawara-jawara dari Sumatera lebih berani lagi turun ke Jawa, tak hanya muka-muka lama, akan tetapi pemain yang sebelumnya kurang diprediksi berani datang menantang burung-burung terbaik. Hasilnya mulai bersaing Jawara Sumater di Jawa. Gebrakan awal saat lomba Indonesia Bird Champion di akhir tahun 2011, Sumatera Team berhasil meraih terbaik di bird club dan mengalahkan Team besar yang jauh lebih diunggulkan.
Sinyal bahaya jawar Sumatera terus bermunculan, puncaknya dibuktikan saat gelaran Presiden Cup II di Parkir Timur Senayan (29/04) yang merupakan puncak dari segala lomba di Indonesia Sumatera Team mampu membuktikan menjadi yang terbaik.
Perolehan juara yang direbutnya cukup menyolok, tak hanya murai batu serta kacer yang menjadi target juara pertama, akan tetapi di love bird, kenari bahkan cucak hijau hasil terbaik direbut jawara dari Sumatera.
Murai batu nyaris sapu bersih, sedangkan di kacer cukup berimbang. Kenari cukup berimbang , begitupun dilove bird hasilnya sama. Paling mengejutkan di cucak hijau dengan melabrak jawara-jawara Jawa dengan 2 kali juara pertama direbutnya.
Padahal Sumtera Team yang menjadi jawara baru di bird club di even terbesar nasional, tidak sepenuhnya dari seluruh Sumatera yang tergabung, dan beberapa terpecah sendiri-sendiri untuk kategori bird club. Bahkan di single fighterpun yang menjadi terbaik juga jawara dari Sumatera yang diwakili Aceh Bintang SF.
Inilah awal kebangkitan Sumatera yang tampil luar biasa dengan menghasilkan jawara-jawara terbaik, seperti yang dilakukan Sumatera Team dibawah komando Rico Kadafi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s