Nur Aini dan Suzan Jadi Primadona

Standar

oleh : prayogi waluyo
Bangkalan Bersatu 2010 Pecahkan Rekor

Perjuangan keras Nur Aini bisa merebut posisi juara I akhirnya terwujud. Suara yang dilantunkan menghentak empat rivalnya di final Kelas Pemula Ayam Bekisar. Enam juri dan para penonton beberapa kali terpakau mendengar suara lantang Nur Aini yang tampil di lapangan perumahan Pondok Halim Bangkalan, Madura, Minggu (7/11).

Nur Aini nama seekor ayam bekisar milik H. Sutrisno Adi SH asal Sampang, Madura jadi primadona di lomba ayam bekisar bertajuk Bangkalan Bersatu 2010. Menurut H. Sutrisnno SH, kemenangan Nur Aini sebagai juara I merupakan prestasi sekaligus penampilan kali pertama di lomba. “ Umur Nur Aini masih tergolong muda,” ujarnya seraya mengaku sangat bangga atas penampilan Nur Aini yang sangat memukau dan melibas rivalnya yang tergolong tangguh.

Tak hanya Nur Aini yang lolos untuk merebut juara I. Suzan milik H. Zainal Fatah mampu meraih juara I di Kelas Utama. Raut wajah H. Zainal Fatah yang sekaligus sebagai ketua pelaksana nampak sangat gembira tak kala Suzan yang menjadi jagoannya mampu menumbangkan rival – rivalnya yang cukup tangguh.

Sedangkan di Kelas Madya, Ratu Bilkis milik Hariyadi Surabaya besutan Aldi, bersaing ketat meski akhirnya berada di posisi juara II. Sedangkan Mata Malaikat milik Chandra Bangkalan tak lain adalah orang tua Aldi menyusul di peringkat juara III. “ Kedua jagoan ini besutan Aldi yang masih duduk di bangku kelas 11 SMA Negeri 4 Bangkalan, Madura,” tutur Chandra mantan juri burung berkicau di blok timur.

Persaingan sengit di lomba bekisar yang mampu menyedot jumlah peserta sekitar 200-an. Beberapa jawara tangguh yang kerap meraih juara juga tampil di even ini. Sebut saja Sultan, Panglima, Jokolana. Ketiga jawara ini nyaris tak luput dari perhatian bekisarmania.

Mereka umumnya penasaran ingin melihat penampilan dan suara yang dilantunkan jawara kondang tersebut. Namun sayang ketiga jawara itu tak mampu menyabet di peringkat atas.

Lomba yang dikemas H. Zainal Fatah ini tergolong sukses dan mampu menyedot jumlah peserta yang fantastis untuk kategori lomba yang digelar di Jawa Timur khususnya di Madura. Pasalnya pada lomba bertajuk Suramadu Cup yang digelar tahun 2008, jumlah pesertanya sekitar 171.

Atas kesuksesan lomba ini banyak bekisarmania mengakui kalau lomba kali ini benar-benar sukses dalam meraih jumlah peserta. Upaya ini tak luput dari perjuangan keras panitia yang dipimpin H. Zainal Fatah dan dukungan Kemari Madura.

Lomba yang digelar mulai pukul 09.00 WIB ini menjelang pukul 12.00 WIB sempat diguyur gerimis yang berlangsung hingga 1 jam kedepan. Kondisi cuaca yang kurang mendukung ini membuat bekisarmania sempat gelisah lantaran khawatir mempengaruhi fisik ayam jagoannya.
Sebab ayam bekisar tergolong rentan terhadap perubahan cuaca.

Tak hanya itu, ayam bekisar jarang yang terlatih di musim hujan.
Kekhawatiran terhadap ayam bekisar jagoannya sakit nampak ditunjukkan Tony Evelin. Usai turun gantangan sontak kedua jagoannya dibasuh dengan kain lap supaya air yang membasahi bulunya tidak mempengaruhi kesehatannya.

Bahkan ada beberapa bekisarmania yang enggan menurunkan pada kondisi cuaca gerimis. Mereka lebih memilih tiket yang sudah terlanjut dibeli mending hangus saja.

Diakhir acara, Mambu selaku juri juga menyerahkan hasil sumbangan bekisarmania yang punya kepedulian terhadap saudara kita yang tertimpah musibah bencana gunung merapi. Berapapun yang disumbangkan oleh bekisarmania akan sangat berarti bagi saudara kita yang saat ini sedang dirundung duka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s