Pertarungan Duo Pembalap Timur di Pemekasan Madura

Standar

oleh : saiful milan

Ketakutan beberapa mania atas lomba putaran III di Pamekasan pekan silam di lapangan Sentol Pamekasan lomba tidak akan berjalan aman dan lancar, ternyata tidak terbukti. Malahan sebaliknya lomba benar benar aman dan sukses. Tak ada satupun kendala yang menghalangi lomba. Sehingga lomba bisa selesai dan lancar. Soalnya Panitia menyiapkan keamanan 100 Persen.

Difir Team yang dikomandoi oleh E Suharto, adalah satu satunya team yang bertanggungjawab atas suksesnya lomba di Pamekasan. Bahkan Suharto tidak mundur ketika hari jumat hanya ada beberapa seri, karena cuaca tidak mendukung.
“Komitmen kami, berapapun jumlah burung yang daftar kami akan terus menggelar lomba. Yang penting kami menggelar lomba dan mensukseskannya,” ujar Suharto pemilik, sekaligus ketua pelaksana lomba Putaran Pamekasan.
Ia mengatakan, suksesnya lomba di Pamekasan tersebut karena bantuan dari mania andhokan. Tanpa ada mania yang dateng ke lomba Pamekasan tidak mungkin lomba ini tergelar dengan sukses. “Saya ucapkan terimakasih pada semua peserta terutama peserta luar kota yang sudah jauh jauh datang ke Pamekasan. Buat saya yang penting lomba sukses,” ujar Suharto.
Diperhelatan lomba utama, meskipun peserta hanya 84 burung. Namun lomba di Pamekasan ini memiliki gengsi tersendiri. Peserta tuan rumah yang mendominasi peserta, sementara peserta luar kota hanya sebagai pelengkap saja. Mereka yang datang ke Pamekasan adalah burung burung yang siap tempur. Seoerti THI dan Inovasi Jakarta, Dane Hill dan Kelana Team Bandung. BnR Team Semarang, Top Song Klaten, Red Devil Yogyakarta, serta team team Jawa Timur lainnya.
Meski jumlah peserta di bawah 100 burung, namun panitia tetap komitmen menjalankan lomba. “Kami memang sudah siap segalanya. Bagi kami kesuksesan adalah yang paling penting,” jelas Suharto.
Dari 84 terbangan yang bertempur di lomba utama, menyisakan 42 terbangan lagi. Di Babak kedua, karena pesertanya sedikit persaingan mulai memanas. Di babak ini baru mulai diucut secara bebas. Karena dibabak pertama ada drow makan di babak kedua ini ada bye. Dan burung asal Surabaya mendapatkan bye.
Di lomba utama ini, panitia diuntungkan dengan kondisi cuaca yang sangat bersahabat. Diawal lomba memang sempat mendung dan sedikit hujan. Namun beberapa menit kemudian, mendung tersebut beralih ke arah lepasan, hingga pukul 15.00 WIT cuaca cerah, sehingga lomba bisa berjalan lancar. “Kesuksesan bukan dilihat dari keuntungan, bagi saya asalkan lomba selesai, lomba sudah sukses,” jelas Suharto.
Diperhelatan persaingan babak ketiga, tinggal menyisakan 22 terbangan. Satu persatu pembalap yang diunggulkan berguguran. Di babak keempat menyisakan 11 terbangan. Dan di babak kelimaa sisa burung tinggal 11 burung. Artinya menyisakan enam terbangan. Satu diantaranya bye. Pembalap yang bye adalah Bajing Loncat, pembalap milik BnR team Semarang yang saat ini berada di posisi papan atas klasemen sementara.
Pertempuran babak kelima yang sudah masuk juara, makin panas saja, lima kota yang masuk adalah Bandung, Jakarta, Pandaan, Semarang, Sidoarjo dan pembalap tuan rumah sendiri, yakni Pamekasan. Hingga babak ini tak ada satupun peserta yang protes. Semua berjalan lancar.
Dari sembilan pembalap yang masuk ke enam besar adalah Toke, Ekor Hitam, Superhero, Brajamusti, Bajing Loncat dan Gundala. sementara itu lima burung lain diundi untuk mendapatkan juara 7 sampe 10. Pluru mas, Diktator, PS Junior dan Jordan Jakarta.
Dari tiga terbangan babak keenam, menyisakan Ekor Hitam; Superhero dan Gundala. Sementara, Toke, Brojomusti dan Bajing Luncat. Ketiganya memeperebutkan juara ke empat sampai keenam. Burung yang masuk adalah Bajing Luncat karena mendaptkan Bye.
Sementara itu tiga pembalap yang masuk ke final adalah Gundala karena mendapatkan Bye. Sementara lawannya pememang antara Superhero dan Ekor Hitam milik Singgih A8S Pandaan.

Dipartai semi final Superhero milik Difir team mengalahkan ekor hitam Pandaan. Sehingga dipartai final bertemu dengan Gundala. Sementara Braja musti mengalahkan Toke diperebutan juara keempat dan ke lima. Di laga terakhir menghadapi Bajing luncat yang sudah menunggu karena bye.
Di partai yang paling menegangkan ini, akhirnya Bajing Luncat Mengalahkan .@brojo musti. Sehingga menjadi juara keempat. Dan posisinya di klasemen langsung merangsek ke papan atas. Sementara Brojomusti Mendapatkan juara kelima.
Di partai perebutan satu dan dua, alhasil Gundala pembalap asal Sidoarjo mengalahkan secara tipis Super hero, burung tuan rumah. Sayang, Superhero belum memiliki hoki bagus, karena burung masuk ke joki lawan. Padahal, terbang dulian di depan. Karenanya Gundala dan Superhero dinobatkan sebagai juara sejati liga Tabloid BnR putaran Pamekasan. So Selamat kepada pemenanga.
“Alhamdulilah, gelaran bisa sukses tergelar. Kami ucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah melebur di lomba kali ini,” pungkas Suharto, ketua pelaksana Lomba.

LOMBA UTAMA PAMEKASAN
No Nama Burung Pemilik Ring Joki Asal
1 Gundala Jepang Team Jepang Mes Sidoarjo
2 Superhero Suharto Difir Amir Pamekasan
3 Ekor Hitam ABS team Hoki Rohim Pandaan
4 Bajing Loncat BnR team Leonard Dwi Semarang
5 Brojomusti Ponska Team ponska Wardi Bandung
6 Toke Kelana Team Kelana Jonos Bandung
7 Peluru Mas Ponska Team Ponska Wardi Bandung
8 Diktator Suharto Difir Amir Pamekasan
9 PS Junior BnR Team Leonard Dwi Semarang
10 Jordan Inovasi Team Ferari Muksin Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s