Fenomena Galaxi Didua Kali Unniversary

Standar

oleh : saeful milan
foto-foto : saeful milan

Boleh dibilang Galaxi, pembalap milik Atek jaguar Team Jakarta ini merupakan rajanya lomba Anniversary junior. Dua tahun berturut-turut cucu Piero ini mampu menghamparkan prestasi manis. Sebelunya di lomba Anniversary Surabaya tahun lalu Galaxi mampu menjadi yang terbaik bersama Robinhood. Kini, di lomba Anniversary 2010 Galaxi mengulang sukses Anniversary Surabaya dengan mengalahkan SGB, burung milik Eko Bisma Cemani Solo.

Dipartai final, Galaxi mengalahkan SGB, burung milik Eko Bisma. Dengan kemenangan tersebut, tentunya Galaxi mempertahankan juara junior di Anniversari. Mahkota tertinggi PPMBSI junior ini tetap menjadi milimnya. Kalau tahun lalu juara bersama dengan Robinhood, tapi kini juara itu mutlak menjadi miliknya.

Bintang Karimba pelapis Alas Roban


Optimisme Atek beberapa bulan kebelakang mengenai prestasi Galaxy dilomba nasional memang terbukti. Burung yang memiliki ring jaguar ini perlahan pretasinya meningkat setelah paska mabung, dilomba-lomba nasional Galaxi mampu menghamparkan prestasi manis, terutama di laga Perang Bintang. Dua kali di lomba nasional galaxy tembus ke partai final.

SGB yang terbaru dari Bisma Boy


Ducati raih juara ketiga junior


Dengan segudang prestasi tersebut, tak heran kalau salah satu mania andhokan Jakarta berani membelinya 300 juta. Namun sayang sang pemilik tidak melepasnya. Dan terbukti bahwa prestasi tersebut masih ditoreskan oleh Galaxi. “Saya bangga bisa menghantarkan Galaxi kembali menjadi juara di Anniversary berturut-turut,” jelas Iyan, joki Galaxi.
Sementara itu, juara kedua utama junior diraih oleh SGB. Burung milik viper versus darah singalaga ini mampu melewati rintangan burung-burung kencang sehingga bisa masuk final. Banyak mania andhokan yang memprediksikan burung ini akan menjadi juaranya, namun sayang di partai final SGB harus kandas oleh burng tuan rumah. Partai final Junior ini sepertinya mengulang final di Anniversary Surabaya, namun sayang kalau dulu tidak terbang antara Robinhood dengan Galaxi. Kini bisa diterbangkan.
Lain halnya di perebutan partai ketiga dan keempat, dua pembalap tuan rumah uji nyali. Bintang Karimba milik HMR team Jakarta yang merupakan pelapis bintang Alas Roban harus mengakui keunggulan Ducati milik Handoyo, F 1. Padahal, Bintang Karimba terbang duluan. Sayang Bintang Karimba mental lagi sehingga juri menunjuk Ducati sebagai pemenang ketiga.
Lomba utama junior di Hari Sabtu sukses tergelar. 202 pembalap dari seluruh pelosok nusantara bersaing dilomba paling akbar se nusantara ini. Timur, tengah dan barat adu nyali dan prestasi di lomba yang menjadi garapan Pengda DKI Jakarta ini.

Saling Kejar Poin
Sementara itu, di seri galatama juma dan Sabtu, para pembalap yang telah mendapatkan poin sebelumnya saling kejar mengejar poin. Viera yang dulu menjadi pemuncak klasemen semetara harus tergeser oleh Torres karena di jumat dan Sabtu ada penambahan poin. Pun demikian dengan Greenvile THI tim untuk sementara menggeser posisi Bintang Alas Roban. Namun di hari Sabtunya, Bintang Alas Roban mempu menjadi juara kedua di partai PB sehingga posisinya naik kembali. Kalau pada hari Minggu, pembalap-pembalap yang telah memiliki poin jeblok prestasi otomatis yang menjadi juaranya adalah Torres. (saeful Milan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s