Semangat Tinggi Sang Pelestari

Standar

naskah & foto : prayogi waluyo

Melihat semangat sosok yang satu ini memang perlu diteladani, lelah dari kesibukan pekerjaan tak membuatnya patah arang dan turu n semangat, tetapi ia malah terlihat kokoh dan kuat terhadap komitmenya dalam menjaga kekayaan alam, untuk terus melestarikan dan menjaga keutuhan habitat hutan.

Pada pagi hari tepatnya jam 09.00 WITA di Lempuyangan Karangasem, Bali sang Maestro dan Bang yos memperlihatkan semangat pelestarian dengan melepaskan burung –burung anis merah yang dirawatnya sejak kecil ketika sudah dewasa dikembalikan lagi ke habitat aslinya.” Ini merupakan program jangka panjang saya dalam merealisasikan komitmen terhadap kepedulian saya pada pelestarian ” papar sang Maestro.

Tentu ini patut dicungi jempol mengingat tak banyak orang yang mampu meluangkan waktu dan materinya untuk peduli terhadap lingkungan hidup terutama pelestarian burung yang terlihat mulai kurang dialam aslinya. Selain itu semangat menangkarkan atau menjadi breeder terus ia kembangkan dengan membangun beberpa kandang ternak dilahan-lahan milik pribadinya, salah satunya dikaki Gunung Salak yang berdiri megah dan mulai produktif, dimana semua jenis burung kicauan yang mulai langka ditangkar di sana.

Ia mengatakan breeding yang ia lakukan bentuk keprihatinanya terhadap para penangkap atau pengepul burung – burung dari hutan, ia mengutarakan kan lambat laun burung-burung yang ada dihutan kalau terus ditangakapi akan habis, dan penangkaran yang dilakukannya adalah salah satu penyeimbang.” Saya mengharapkan tahun-tahun kedepan, semua kontestan melombakan burungnya hasil dari penangkaran” tambahnya.

Sampai saat ini puluhan lahan penangkaran yang terbagi diberbagai daerah sekaligus cabang BnR telah terbentuk kandang –kandang penangakaran yang arahan kedepananya bisa diikuti oleh para penghobi untuk melakukan penyimbangan artinya tak melulu mengekploitasi sumberdaya alam atau hutan tetapi kita menciptakan (Breeder) sebagai penyeimbang.

”Saya selalu terbuka untuk menjembatani para penangkar baik yang baru atau lama supaya terus melakukan konsultasi dengan tujuan mempermudah dan mendukung berlangsungnya penangkaran,” imbuh sang Maestro. Ia menambahkan kalau setiap yang menangkar berarti sudah melakukan kepdulian terhadap pelestarian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s