Waktu Penjemuran Sebaiknya Diperpanjang

Standar

oleh : Prayogi Waluyo
Biro Jatim

Penjemuran terlalu lama terhadap beberapa jenis burung bisa mengakibatkan birahinya meningkat. Akibatnya penampilan saat di lomba kurang maksimal. Namun ketika musim hujan perlakukan tersebut dibutuhkan
Penjemuran diterapkan pada setiap burung lomba gunanya untuk mengkondisikan staminanya agar selalu prima. Apalagi terhadap burung cendet yang pintar menirukan suara burung yang hidupnya di ladang atau sawah, butuh penjemuran untuk menunjang penampilannya ketika di arena lomba.
Untuk tempo penjemuran disesuaikan dengan karakter burung dan kondisi cuaca. Jika di musim kemarau tidak terlalu lama. Sedangkan saat musim hujan apabila kondisi tidak hujan atau mendung lebih baik jam penjemurannya di perpanjang. Supaya birahi burung meningkat sehingga baik untuk stamina fisiknya.
Sebab jika kurang mendapat sinar matahari, kondisi burung kurang sehat. Bahkan jika staminanya kurang bagus burung tersebut bakal sakit. Indikatornya mengalami hal demikian adalah bulu sekitar leher terlihat berdiri (mengkorok) disertai dengan perilakunya berjalan mengelilingi dalam sangkar.
Bila burung ini mengalami demikian menyebabkan frekuensi berkicaunya menurun drastis. Perilakunya cenderung agresif, sering membenturkan tubuhnya ke dinding sangkar. Hal ini kalau dibiarkan berlangsung berkepanjangan dapat merusak penampilannya. Pemulihannya pun membutuhkan waktu yang relatif lama.
Untuk meminimalisasi idealnya tempo penjemuran diperpanjang. Jika biasanya mulai pukul 07.00-11.00 diperpanjang hingga pukul 14.00. dengan catatan sinar matahari tidak terlalu terik. Usahakan dalam penjemuran bulu burung dalam kondisi kering tidak basah kuyup mencegah bulu kering.
Usai dimandikan sebaiknya diangin-anginkan terlebih dahulu memberikan kesempatan burung untuk mengeringkan bulu-bulu setelah dimandikan. Tinggi penggantangan sangkar sebaiknya diatur sedemikian rupa. menghindari ancaman dari binatang penggangu (kucing) atau gangguan anak kecil. Jarak antara sangkar diatur sedemikain rupa jangan terlalu dekat mencegah sifat tarung burung.
Cara lain yang bisa digunakan untuk meminimalisasi adalah menambah porsi pakan yang menunjang stamina. Seperti jangrik, kroto, atau ulat hongkong maupun ulat bumbung, tapi jangan semua jenis tersebut diberikan semua. Sebab kalau berlebihan maka burung akan terlalu birahi atau kepanasan yang berakibat pada kematian- pw1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s