Merawat Kondisi Cendet Tetap Prima di Musim Hujan

Standar

oleh : Prayogi Waluyo
Biro Jatim

Cuaca musim penghujan sedikit banyak berpengaruh terhadap daya tahan tubuh dan stamina kerja burung. Apalagi jenis burung seperti cendet yang butuh banyak sinar matahari untuk mempertahankan kondisi tubuhnya. Lalu bagaimana kiat untuk menjaga stabilitas kerja Cendet tetap tampil prima meski di musim penghujan seperti saat ini? Berikut Al Imron pemandu prestasi Cendet Brekele dan Baldomir milik duet Kiky & Hary mengudar pengalamannya.

Cendet salah satu jenis burung kicauan yang suka dengan hawa panas hidupnya di sawah dan ladang. Sosok burung ini dikenal sebagai sosok burung fighter (petarung). Bagi Al Imron (37) bukanlah hal yang sulit. Disamping pengalamannya menjadi perawat sekaligus pemandu prestasi burung cendet yang dimilikinya termasuk salah satu burung yang staminanya bagus.
“Stamina burung bagus itu sesungguhnya juga pengaruh dari pola perawatan yang dilakukan si empunya terhadap burung tersebut. Cendet yang saya rawat inipun juga demikian,” tutur bapak dari dua ketika ditemui di rumahnya kawasan di Jambangan Surabaya Selatan
Bercermin pada pola perawatan cendet “Brekele maupun Baldomir” milik duo Kiky & Hary, yang harus dilakukan hobiis cendet adalah menambahkan jenis dan jumlah pakan terhadap burung yang dimiliki. “Semisal bila di musim panas hanya diberi 3 ekor ulat hongkong, pada musim penghujan sekarang ini, ulat hongkong yang diberikan mencapai 10 ekor per hari. Jangkrik diberikan 10 ekor per hari ditambah kroto dan makanan jenis voor,” paparnya.
Dengan tambahan menu makanan tersebut bukan berarti urusan menyiasati musim penghujan selesai. Masalah mandi juga harus dikurangi, kalau biasa mandi 2 kali dalam sehari, untuk kondisi musim penghujan cukup sekali mandi tiap harinya.
Sedangkan jemuran yang biasa diberikan sekitar 2-3 jam per harinya bisa ditambah mulai pukul 7 hingga jam 12 siang. “Tetapi kita tetap harus perhatikan intensitas penyinaran sinar matahari meskipun dalam kondisi musim penghujan,” ungkap sembari mempersilakan wartawan BnR nyruput kopi hangat yang disuguhkan istrinya.
Sementara itu, ketika akan dilombakan Imron memiliki trik tersendiri supaya daya kerja burungnya makin prima. Bila dalam keseharian menu pakan mulai Senin hingga Rabu diberi porsi normal. Pada hari Kamis – Sabtu porsi jangkerik menjadi 6 ekor plus ulat hongkong 10 ekor diberikan pagi dan sore. Sedangkan porsi kroto tetap tidak ada penambahan.
Pola perawatan seperti itu membuat Brekele maupun Baldomir memiliki daya tempur cukup istimewa bahkan Imron sendiri mengakui keistimewaan burung cendet itu memang akibat pola perawatan yang diberikannya selama ini. “ Sudah segudang prestasi juara I diraih dipelbagai even bergengsi oleh Brekele dan Baldomir,” ujarnya bangga.
“Daya tempurnya memang bagus, terbukti dalam sekali event bisa saya lombakan antara 3-4 kali dan ternyata kondisinya tetap prima.-pw1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s