Dragon Ball Tampil Prima Meski Hujan

Standar

oleh : Prayogi Waluyo
Biro Jatim
Siang itu, suasana tempat latber BnR di halaman belakang Hi Tech Mall jalan Kusuma Bangsa Surabaya nampak beda. Maklum, hari Rabu kemarin adalah even kali pertama dikemas lapres sejak dibuka awal Desember tahun lalu. Kicaumania yang hadir cukup banyak dan mereka sudah berdatangan sebelum pukul 12.00 WIB sesuai jadwal yang tercantum di brosur dan iklan di tabloid BnR.
Meski kicaumania sudah banyak yang berdatangan sebelum pukul 12.00 WIB, namun acara baru dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Kelas Punglor Merah A sebagai pembuka diikuti 44 kontestan disusul Cendet (45), Cucak Ijo (41), Murai Batu (45), Punglor Merah B (44).
Jumlah kontestan tersebut merupakan awal yang bagus sekaligus respon yang luar biasa dari kicaumania. Pasalnya, dalam gelaran latpres, jarang yang mencapai jumlah tersebut. “ Jumlah tersebut sudah setara dengan kemasan lomba,” ujar Dwi Aries, Korlap di BnR Bersatu.
Namun, dua jam kemudian jumlah tersebut mendadak turun dratis tak kala langit sudah diselimuti awan hitam dan hujan deras pun mengguyur kota Surabaya. Meski hujan, semangat panitia maupun kicaumania cukup tinggi untuk melanjutkan beberapa kelas yang belum digelar.
Di kelas Cucak Ijo misalnya, para joki dan pemandu bakat tetap semangat mensuport burung jagoannya. Pasalnya Cucak Ijo tergolong jenis burung yang sulit tampil maksimal tak kalah cuaca hujan dan suasana sudah mulai gelap.
Namun kondisi seperti itu, kiranya tak berpengaruh bagi Dragon Ball milik H Sapan STB Surabaya. Cucak Ijo besutan Wandi tetap tampil maksimal hingga babak akhir penilaian dan dinobatkan sebagai juara I di dua kelas yang diikuti. Kemenangan itu membuat Wandi dan H Sapan tersenyum manis bangga.
Senyum manis di antara hujan rintik juga nampak dari raut wajah Handoko yang mengawal Punglor Merah Telik Sandi koleksi Sapto, salah satu Direktur PT Sampoerna. Bersama dua rekannya Handoko berhasil mengawal Telik Sandi menempati posisi juara II dan I di dua kelas yang diikuti.
Di antara rintik hujan, dan beberapa kicaumania asyik mengawal burung meraih kemenangan, justru Kurniawan bersemangat berburu burung sebagai jago baru di tahun 2010. Ada 2 cendet yang sedang dincar oleh Kurniawan. Pertama cendet milik H Mario Lamongan dan Budi Robot Surabaya. “ Kalau milik H. Mario sudah saya pantau cukup lama dan hari ini saya pingin tahu langsung bagaimana tampilnya di lapangan,” terang Kurniawan yang sambil ngobrol bersama Budi Robot.
Nampaknya Kurniawan kepincut berat pula terhadap cendet koleksi Budi Robot. Desakan dan rayuan Kurniawan yang pernah menjadi sahabat Budi Robot di Victory BC membuat Budi Robot bingung. “ Cendet itu akan saya lepas dengan harga berapa, ini yang membuat saya bingung,” ujar Budi yang saat itu juga senang lantaran Kacer dari Sophian Tangerang bernama Merah Putih berhasil menempati posisi juara I. * pw1/andis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s