Jangan Anggap Sepele Obat Cacing

Standar

Oleh Budi HP
Dimuat tabloid BnR Ed 42 (November 2009)

Jika Anda suka memelihara hewan harus bisa berbagi perhatian dan kasih sayang. Bahkan harus siap memberi perhatiannya layaknya kepada anak sendiri. Demikian, kata drh. Dyah Sekar Rahayu ketika ditemui di rumahnya.
Memelihara hewan khususnya anjing dan kucing perlu memperhatikan beberapa hal di antaranya adaptasi hewan dengan tuannya. Karakter hewan satu dengan lainnya berbeda. Jika kita sudah dapat beradaptasi maka akan mengenal sifat atau karater hewan tersebut. Selanjutnya tinggal memberikan kasih sayang. Selain itu juga menyiapkan kandang yang bersih, pemberian vitamin setiap hari, makan 2 kali sehari.

Untuk kesehatan anjing terutama anjing trah seperti golden retriever, great dane, chi hua-hua, kintamani, doberman, chow-chow dan sebagainya, Drh. Dyah mengatakan perlu perhatian khusus. Di samping pemberian imunisasi rutin sejak bayi, juga harus adanya pemberian vaksinasi. Vaksinasi ini perlu untuk mencegah anjing tertular penyakit.
Pemberian pakan harus sesuai dengan pakan yang sudah ada. Jangan sesekali memberi anjing dengan makanan mentah, seperti daging atau telor mentah karena ini dapat menularkan penyakit. “ Hindarkan juga memakan tikus, karena bangkai tikus adalah sumber dari segala penyakit. Jangankan memakan tikus, terkena kencingnya saja itu sudah awal dari terkena penyakit,” pesan wanita berumur 39 tahun ini.
Untuk mencegah penyakit tikus ini tentunya dapat dicegah dengan cara membersihkan kandang setiap hari, disarankan setiap pagi dan sore. Di samping itu juga pemberian obat cacing rutin dalam tiga bulan sekali pada anjing. Pemberian obat cacing ini menurutnya sangatlah sepele namun fatal akibatnya jika anjing tidak rutin diberi obat cacing.
Sebab penyakit cacingan ini tidak terdeteksi dari luar. Penyakit cacingan ini menyerang di dalam tubuh anjing, penyakit cacingan ini seperti parasit. Cacing ini dapat menginfeksi melalui lambung kemudian berpindah ke usus berpindah lagi ke hati begitu seterusnya. Jika anjing sudah terinfeksi virus cacing fatal akibatnya anjing ini akan mengalami kematian, jika tidak ditangani serius.
Sebagai dokter hewan yang sudah berpengalaman 14 tahun lebih, Drh. Dyah menyarankan agar pemberian obat cacing rutin diberikan setiap 3 bulan sekali. Imunisasi, vaksinasi, pemberian multivitamin memang sangat dibutuhkan bagi anjing, namun obat cacing wajib diberikan pada anjing.
“Masih banyak orang yang menyepelekan pemberian obat cacing pada hewan peliharaannya. Baginya memberikan vaksinasi, multivitamin dan pakan yang cukup sudah bisa membuat anjing sehat. Itu sangatlah pemahaman keliru, “ jelas Drh. Dyah. *Budi HP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s