Kisah Andy Wijaya Gagal Kuliah, Sukses Menangkar Cucakrowo

Standar

naskah : Gordon
foto : prayogi waluyo
DSC_7200
Burung berkicau makin memikat di hati penggemarnya. Kontes burung pun makin marak digelar di berbagai daerah. Hal itu diikuti pula permintaan burung berkualitas untuk terjun ke arena kontes burung . Adalah sebuah pilihan tepat, bila penyaluran hobi dibarengi dengan konservasi sekaligus mendatangkan income.

Adalah Andi Wijaya, lebih dikenal dengan panggilan Cimet, awalnya sebagai breeder murai, kini pemilik Sinyo BF sukses menangkar jenis cucakrawa. Tidak lebih dari 2 pasang indukan, satu di antaranya indukan produktif setiap bulannya meraup keuntungan Rp 5–7 juta dari anakan cucakrawa.

Masuknya di dunia perburungan memang seorang penghobi burung sejati. Pemuda lajang ini mengaku, bahwa basiknya bukanlah seorang ahli breeder. Ia seorang ilmuwan yang menekuni dunia Informasi Teknologi (IT). Saking asiknya mengutak atik eksperimen di peternakan burung berkicau kuliahnya jadi berantakan. Hal ini sangat beralasan, sebab Cimet nampaknya keasikan mencicipi keuntungan yang luar biasa dari kandang penangkarannya.
Kandang dan Sarang

Menurut Cimet, sesungguhnya menangkar burung cucakrawa tak jauh berbeda dengan jenis burung lainnya. Bedanya, memang burung cucakrawa memiliki karakter yang sensif, kandang tidak bisa di tempatkan secara terbuka. Model kandang seperti pada umumnya terbuat dari bahan kayu, kawat ram dan disekat-sekat. Hanya bagian-bagian tertentu terbuka, seperti atap agar sinar matahari dan vintilasi atau sirkulasi udara berjalan dengan baik.

Kali pertama yang harus diperhatikan adalah kandang. Cucakrowo seperti halnya murai, membutuhkan ruang gerak yang lapang. Karena itu, ukuran kandang ternak yang dipakai para penangkar di atas, rata-rata lebar x panjang dan x tinggi, masing-masing lebih dari 2 meter. Kandang milik Cimet nyaris sama, lebar 2 meter, panjang 2,5 meter dan tinggi 2 meter.

Penempatan rumah sarang serta bahan untuk sarang juga menjadi penentu sukses. Untuk bahan sarang yang lazim dipakai adalah sabut kelapa disediakan juga sulur daun cemara yang sudah kering yang bisa dibeli di kios burung. Rumah sarang sebaiknya diletakkan di cabang pohon paling tinggi atau bagian atas pada kandang penangkaran dengan jarak dari atap antara 30 cm.
Masa Mengeram

Masa mengeram sama halnya dengan burung jenis lainnya. Kurang lebih 14 hari masa mengeram hingga anakan menetas. Selama indukan betina mengeram, sang jantan akan berjaga-jaga di sekitar sarang. Setelah menetas, Cimet memberikan idukan cucakrawa mengasuh piyiknya tak lebih dari 10 hari. Masa asuh dengan umur yang masih belia itu memang dibutuhkan ketelatenan dan sabar. Jika tidak ini akan berdampak pada kematian.

Soal pakan, untuk menjaga stamina induka dari masa mengeram dan menyusui anakanya diberikan non stop. Di antaranya, pisang dan jangkrik 20 ekor per hari non stop. “Menu akan ditingkatkan dan diberikan setiap jam pada masa menyusui. Setiap jam kita berikan 30 ekor lebih, selain untuk menyusui anaknya juga stamina indukannya terjaga,” ujarnya.

Penangkaran cucakrawa yang digeluti Cimet, umurnya memang belum genap setahun. tapi , produksinya sudah lumayan banyak dan bisa memasok kebutuhan penghobi di Malang dan Surabaya. Harga anakan umur 1,5 bulan bekisar Rp 4,5 – 5 juta.

Keberhasilan seorang breeder dimulai dari punya rasa sayang dan cinta pada burung serta memperhatikan perawatan semua burung yang ditangkar. Di dalam kandang, kita harus bisa mengatur pola pemberian pakan. Misalnya, saat mengasuh anak, menjelang bertelur atau birahi serta waktu untuk menyesuaikan lokasi kandang. “Harus didasari hobi dan memberikan kasih sayang niscaya bakal berhasil,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s