BnR Dukung PBI Bekasi Menggelar Telkomsel Cup2

Standar

Oleh : RR
Dimuat tabloid BnR edisi 41 (Oktober 2009)

Setelah PBI Cabang Depok dan Tegal, kini giliran PBI Bekasi mendapat dukungan BnR. Even bertajuk Telkomsel Cup (8/11) mendatang akan dibuka satu kelas khusus Pakan BnR langsung final dengan hadiah utama Rp 5 juta.
Kerjasama PBI dan BnR ingin memajukan kicaumania, perlahan-lahan kembali akan terwujud. Sejak awal Bang Boy, selaku pendiri Yayasan BnR berharap, bahwa kedua organisasi ini, seperti rel kereta yang bergerak sejajar tapi tidak bisa bersatu namun mempunyai tujuan sama, yakni satu stasiun.
Ketika Kuncoro dan Hendra dari panitia Telkomsel Cup 2 berkunjung ke kantor tabloid BnR, di kawasan Kuningan, Jakarta selatan yang ditemui langsung Bang Boy di ruang kerjanya, pendiri Yayasan BnR ini, berpesan tidak perlu lagi terjadi persaingan atau iri dengki.

“ Sudah saatnya kita saling mendukung. Seperti penangkaran yang menjadi program PBI, karena keterbatasan sesuatu hal sehingga kurang berjalan. Sedangkan BnR yang mampu melaksanakannya maka sebaiknya PBI mendukung. Atau paling tidak bersama-sama menciptakan suasana nyaman dan damai dalam perburungan kita. Khusus kepada tokoh-tokoh PBI coba bersikap lebih dewasa dalam menyikapi informasi dari oknum-oknum anggota yang sebenarnya mencari sesuatu dikemelut BnR dan PBI untuk kepentingan pribadi oknum tersebut,” ujar Bang Boy langsung diamini Kuncoro selaku Ketua Telkomsel Cup 2.
Perlu Hati Bersih Menyikapi Persoalan

alau kita amati bersama hubungan antara BnR dan PBI yang lambat laun kembali merajuk benag-benang persaudaran mulai terjalin jangan lagi dirusak oleh para oknum yang memanfaatkan situasi. Contoh soal dari salah satu Tabloid kalau kita sama-sama menyadari mereka mencari keuntungan dari hubungan yang selama ini renggang dengan pura-pura membela PBI. Padahal berharap memonopoli iklan-iklan PBI
Ini semua kalau kita cermati memang dibuat agar ada konflik sehingga mereka mendapatkan berita. Kalau kedua petinggi BnR dan PBI menyadari bahwa kedua organisasi ini sengaja diadu domba seperti zaman penjajah politik devide et ampere sadarkah kedua petinggi organisasi ini?
Pernah ada pembicaran santai antara Bang Boy dengan Rony, PBI cabang Bogor tentang kandang penangkaran milik BnR yang berada di bawah kaki Gunung Salak.” Kalau hubungan terjalin harmonis mengapa tidak ya pak. Penangkaran milik BnR yang sebentar lagi rampung bisa dikelolah secara bersama dengan PBI. Maka papan nama akan tertulis Tempat Penangkaran Hasil Kerjasama BnR dengan PBI,” ujar Bang Boy. Namun kata Rony Bule, tidak semua orang mengetahui maksud dan tujuan bapak. Kalau saya tahu karena hampir setiap hari kita berkomunikasi,” ujar Ronny menanggapi ungkapan Bang Boy.
Semoga BnR dan PBI Kembali Rujuk
Harapan dari semua kicaumania seluruh Nusantara, apabila hubungan BnR dan PBI seperti dulu mungkin lebih ramai lagi dunia perburungan. Kedua organisasi raksasa ini bersatu saling mendukung tanpa berharap mencari atau memanfaatkan hubungan keakrabpan menjadi satu lahan bisinis ataupun penghasilan kedua belah pihak. Tapi hasil dari hubungan ini kalau terjalin kembali dapat bermanfaat bagi seluruh kicaumania seNusantara.
Sekarang tergantung kedua tokoh organisasi masing-masing, mau tidak untuk kembali sejalan tapi tak bersatu dan melaksanakan program masing-masing saling mendukung satu sama lain demi perburungan kita? Kalau kedua tokoh organisasi yang berbeda ini menyadari bahwa semua kicaumania berharap akan kembalinya harmonis BnR dan PBI secara bersama memikirkan mencari jalan keluar untuk menjaga, melaksanakan dan melestarikan burung-burung yang ada di alam. Perbedaan pendapat memang harus ada dalam suatu masalah tapi bukan kita larut dalam mencari alasan dari satu masalah yang akibatnya para kicaumania menjadi korban. (RR)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s